Laman

Jumat, 14 Oktober 2011

Hargai Apa Yang Kita Miliki

Hargai Apa Yang Kita Miliki

Ditulis oleh: Anne Ahira


Pernahkah Anda mendengar kisah Helen Kehler?
 
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan
 
dalam kondisi buta dan tuli.
 

Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
 
membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm
 
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.

Tidak ada seorangpun yang menginginkan
lahir dalam kondisi seperti
 itu. Seandainya 
Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan
 
memilih untuk lahir dalam keadaan normal.
 

Namun siapa sangka, dengan segala
 
kekurangannya, dia memiliki semangat hidup
 
yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.

Dengan segala keterbatasannya, ia mampu
 
memberikan motivasi dan semangat hidup
 
kepada mereka yang memiliki keterbatasan
pula, seperti cacat, buta dan tuli.

Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti
 
dirinya mampu menjalani kehidupan seperti
manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit
dilakukan.

Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah
 
diucapkan Helen Kehler:

 
   "It would be a blessing if each person 
     could be blind and deaf for a few days 
     during his grown-up live. It would make
     them see and appreciate their ability to 
     experience the joy of sound".


Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah
 
bila setiap org yang sudah menginjak dewasa
 
itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.
 

Dengan demikian, setiap orang akan lebih
 
menghargai hidupnya, paling tidak saat
 
mendengar suara!

Sekarang, coba Anda bayangkan sejenak....

......Anda menjadi seorang yang buta
 
dan tuli selama dua atau tiga hari saja!

Tutup
 mata dan telinga selama rentang waktu 
tersebut. Jangan biarkan diri Anda melihat
 
atau mendengar apapun.
 

Selama beberapa hari itu Anda tidak bisa
 
melihat indahnya dunia, Anda tidak bisa
 
melihat terangnya matahari, birunya langit, dan
 
bahkan Anda tidak bisa menikmati musik/radio
 
dan acara tv kesayangan!

Bagaimana Anda? Apakah beberapa hari cukup berat?
 
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?

Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja,
 
bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur
 
atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada
 
dalam diri kita!

Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah
 
keluhan demi keluhan.... Hingga tidak pernah
 
menghargai apa yang sudah kita miliki.
 

Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan
 
kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati
 
oleh orang lain.  Ya! Kemewahan utk orang lain!

Coba Anda renungkan, bagaimana orang yang 
tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah
 
kemewahan yang luar biasa baginya.

Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia
 
diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin
akan mampu melakukan banyak hal, termasuk
 
membuat sebuah tulisan yang menarik.

Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita
 
mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal
 
yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan
bisa memandang hidup dengan lebih baik.

Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif
 
dan menjadi seorang manusia
 yang lebih baik.







sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...